Jumat, 22 Februari 2013

Yang Klasik Yang Asik


Kendaraan Klasik : Meskipun Kuno Tetap Digemari



Istilah lama yang mengatakan tua-tua keladi makin tua makin jadi sepertinya bukan hanya berlaku bagi sifat kedewasaan seseorang, tapi juga bisa berkenaan dengan barang-barang kuno, salah satunya adalah kendaraan kuno. Meskipun model dan gayanya sudah tidak sesuai dengan zaman, namun jenis-jenis kendaraan kuno masih diburu hingga kini.

Pecinta kendaraan kuno beranggapan bahwa dibalik segala bentuk dan desain interior yang sudah kadaluwarsa itu, justru tersimpan nilai sejarah yang dianggap menarik dan tidak bisa digantikan oleh apapun. Nilai harga yang dimiliki oleh sebuah kendaraan kuno justru akan semakin tinggi bila kendaraan itu memiliki usia dan desain yang sangat kuno.

Bagi mereka para pecinta kendaraan kuno, nilai sejarah yang terkandung dalam setiap barang-barang kuno justru bisa memberikan efek tersendiri ketika sedang dikendarai. Cerita bersejarah yang dimiliki oleh mobil kuno dinilai dapat memancarkan auranya tersendiri. Bahkan bagi sebagian orang, hal tersebut bisa membangkitkan adrenalin dalam berkendara.

Kendaraan Kuno Kendaraan Unik

Kendaraan kuno pada dasarnya adalah segala bentuk kendaraan yang sudah kuno. Kuno dalam artian bentuk, desain, dan onderdil. Kendaraan kuno yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia adalah kendaraan kuno yang berasal dari Eropa. Kendaraan-kendaraan Eropa dinilai mempunyai bentuk unik dan bernilai sejarah tinggi.

Sebuah kendaraan, baru bisa dinyatakan sebagai kendaraan kuno jika sudah berumur puluhan tahun, bahkan ratusan tahun. Jika hanya baru beberapa tahun, sebuah kendaraan belum bisa disebut sebagai kendaraan kuno, meskipun jenis kendaraan tersebut sudah terbilang tidak mengikuti perkembangan zaman. Sebagian besar, kendaraan kuno yang diminati oleh para pecinta memang berasal dari sekitaran tahun 1940 hingga 1980-an.

Jenis kendaraan kuno yang banyak diminati adalah mobil dan motor. Merek dagang kendaraan, tahun serta desain sepertinya merupakan hal utama yang menjadi pertimbangan ketika seseorang akan memilih kendaraan kuno sebagai koleksinya.

Bentuk dari kendaraan kuno, khususnya mobil memang terlihat aneh. Kendaraan ini rata-rata memiliki bodi yang melebar, tidak simpel, terlihat kurang sporty, dan kampungan. Namun itu semua sepertinya tidak akan mengurangi kecintaan para penggemar mobil kuno.

Di Indonesia sendiri, para pecinta kendaraan kuno, khususnya mobil tergabung dalam suatu organisasi bernama PPMKI (Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia). Organisasi ini juga tidak kalah kuno. Organisasi ini berdiri sejak 1979. Hingga kini anggotanya tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai sebuah organisasi yang khusus didirikan untuk ikut melestarikan mobil-mobil kuno, PPMKI memiliki banyak koleksi mobil kuno dari berbagai negara. Ia juga memiliki koleksi mobil Kepresidenan Republik Indonesia sebanyak 23 unit. Mobil-mobil kuno itu, bahkan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, Jepang hingga zaman kemerdekaan.

Layaknya barang berumur tua yang memerlukan perawatan, kendaraan kuno pun demikian. Perawatan yang dilakukan terhadap mobil kuno terbilang cukup sulit, apalagi bila terjadi suatu kerusakan, mengingat kelangkaan onderdil yang dimilikinya. Namun di PPMKI, Anda bisa mendapatkan kemudahan mengenai hal yang satu itu.

Usia koleksi mobil-mobil Kepresidenan Republik Indonesia yang dimiliki oleh PPMKI berasal dari variasi tahun yang berbeda. Untuk usia mobil termuda, PPMKI memiliki koleksi mobil kuno yang dibuat tahun 1965. Untuk usia mobil kuno yang paling tua, dibuat tahun 1902.

Jenis-jenis mobil kuno yang banyak diminati di antaranya adalah mobil produksi Chevrolet buatan antara tahun 1949 hingga 1956, Fiat buatan antara 1948 hingga 1958, Mercedes Benz tahun 1950 hingga 1970, dan Ford Mustang yang diproduksi sekitar tahun 1960-an.

Motor Vespa Motor Legendaris

Salah satu kendaraan legendaris yang hingga saat ini masih sangat digandrungi adalah Vespa. Kendaraan beroda dua yang diproduksi pada tahun 1961 ini mampu memikat berbagai kalangan pecinta motor karena keunikan bentuknya. Meskipun selalu mengalami perubahan bentuk, namun Vespa tetap memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan kendaraan beroda dua lainnya yang sampai saat ini masih digandrungi.

Motor yang diproduksi oleh negara Brazil tersebut memiliki body yang unik, yakni menyerupai badan angsa sehingga terkesan nyentrik dibandingkan dengan motor lainnya. Selain itu, motor tersebut juga mempunyai busi dan platina yang berfungsi sebagai pemicu api saat hendak menyalakan mesin, serta bentuk batok lampu dan kaca spion yang berbeda dengan motor lainnya.

Pada awalnya, motor legendaris tersebut dijuluki sebagai motor "Kongo" dan mampu menarik pembeli motor tua dengan harga yang cukup tinggi. Lalu pada perkembangannya, Vespa mengalami perubahan secara gradatif, yakni dimulai dari perubahan body belakang motor yang tidak lagi lancip jika dibandingkan produk Vespa yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1961. Meskipun demikian, pada tahun 1966, Vespa juga kembali menjadi idola para pengguna motor.

Tidak hanya sampai di situ, perubahan Vespa juga terjadi pada bagian dalam mesin yang semakin kuat dan tahan terhadap berbagai kondisi jalanan. Hal itulah yang membuat stamina motor legendaris ini menjadi idola para pecinta motor klasik.

Lantas pada tahun sekitar 1970-1980, motor Vespa mengalami perubahan bentuk lampu dan kaca spion yang awalnya bulat menjadi kotak dan berhenti menimbulkan kesan klasik. Oleh sebab itulah, masyarakat modern yang sangat mengagumi motor Vespa lebih banyak mencari Vespa klasik dengan body lancip dan lampu bulat dibandingkan dengan Vespa keluaran terbaru yang lebih menyajikan komsep modernitas ketimbang klasik.

Kebutuhan masyarakat akan kecepatan dan kemurahan waktu, uang, dan tenaga membuat masyarakat enggan meninggalkan kendaraan bermotor, terutama kendaraan beroda dua, menjadi salah satu sarana transportasi utama yang mereka miliki. Itulah sebabnya, motor menjadi salah satu kendaraan terfavorit yang digandrungi masyarakat Indonesia.

Dengan berbagai cara, para pengguna motor Vespa berusaha memodifikasi motor tersebut sehingga menjadi lebih nyentrik dan nyaman digunakan. Modifikasi yang dilakukan pun tidak hanya sebatas fisik, tapi juga modifikasi mesin sehingga lebih kuat dan tahan terhadap kondisi jalanan.

Mobil VW Mobil Legendaris

Selain kendaraan beroda dua yang menghasilkan satu jenis motor legendaris, kendaraan beroda empat juga memiliki jenis kendaraan kuno yang legendaris. Kendaraan tersebut adalah mobil VW yang sampai saat ini masih menjadi idola para pecinta mobil klasik.

Kendaraan kuno yang memiliki keunikan dari segi bentuk dan mesin ini juga emmiliki keunggulan yang sama dengan keunggulan yang dimiliki motor Vespa. Itulah sebabnya, para pecinta kendaraan kuno sering mengawinkan koleksi mereka yang berupa motor Vespa dengan mobil VW.

Jenis mobil VW yang sampai saat ini masih menjadi idola masyarakat Indonesia adalah VW Safari dan VW Kodok. VW Safari banyak digandrungi karena mampu memuat banyak penumpang serta barang di dalamnya, sedangkan mobil VW Kodok disenangi oleh para pecinta kendaraan kuno karena bentuknya yang klasik dan unik.

Selain itu, mobil VW Kodok juga terkenal karena dibuat oleh berbagai negara yang terkenal dalam dunia otomotif, yakni Jerman. Setelah itu, barulah mobil tersebut dirakit oleh berbagai negara seperti negara kita, Brazil, Belgia, Irlandia, Meksiko, Nigeria, dan Australia.